
Usai pertemuan antara Tamara dan Rafly di kantor KPAI, Selasa (1/5) lalu, permasalahan justru tidak selesai begitu saja. Berdasarkan surat yang dikirim kuasa hukum Rafly, Jumat (4/5), pihak Rafly merasa adanya intimidasi dari Ibu Giwo Rubianto, Kepala KPAI yang ikut dalam pertemuan Tamara, Rafly dan Rasya.
Menurut informasi yang diperoleh krosceknews, dalam pertemuan 1 Mei lalu, Giwo mengajak Rasya ke kamar mandi, dan meminta Rasya untuk mau bertemu dengan Tamara. Jika tidak, Giwo mengatakan akan mencabut hak asuh Rasya dari Rafly.
more . . .