
Sidang perdana Roy Marten atas kasus kepemilikan narkoba beberapa waktu lalu, diwarnai demo menuntut Roy dihukum mati. Keluarga Marten pasrah.
"Gue dan keluarga terserah mereka mau berkomentar apa. Toh, manusia memang tak lepas dari salah. Gue menanggapi hal itu dengan bijaksana karena gue tahu apa pun yang terjadi dalam kehidupan memang ada pro dan kontra," tutur Gading di 9 Clouds, Menara Jamsostek, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2008).
Bagi aktor muda itu, omongan apa pun yang dilontarkan orang lain terhadap ayahnya tak menjadi masalah. Dia yakin, ayahnya akan belajar dari kesalahan.
"Nggak selamanya orang berbuat kesalahan. Gue sih cuma ngomong, kalau menghakimi orang lebih baik berkaca dahulu dengan diri sendiri. Pada dasarnya manusia tidak ada yang sempurna," imbuhnya.
Hingga kini, Gading dan keluarga besar Marten selalu berusaha membesarkan hati Roy.
"Kami selalu berusaha ada kapan pun untuk papa," pungkasnya.