
Melihat jalinan kasih Dhini Aminati dan Fardhan, seolah kita tidak percaya bila akhirnya harus kandas di tengah jalan. Ibunda Dhinipun dituduh sebagai orang yang tidak setuju dengan tali asmara pasangan harmonis ini. Benarkah Fardhan tidak berani mempertahankan cintanya karena Ny.Nina Syahab, ibunda Dhini ?
Memasuki bulan suci umat Islam, Ramadhan disambut gembira oleh umat muslim di seluruh dunia, tak terkecuali di Tanah Air. Namun tidak demikian dengan artis cantik Dhini Aminati. Pemeran tokoh ‘Wulan’ dalam sebuah sinetron RCTI yang melejit beberapa waktu lalu itu, tengah berduka. Pasalnya, tiga hari menjelang bulan puasa, rupanya pasangan harmonis ini memutuskan untuk mengakhiri jalinan cinta yang telah mereka rajut selama 2 tahun itu.
Tentu hal ini bukan merupakan sesuatu yang mudah bagi Dhini maupun Fardhan. Apalagi persoalan mereka bukan karena hadirnya orang ketiga. Melainkan karena Ny. Nina Syahab yang tidak menyetujui hubungan dua sejoli berbeda usia lima tahun ini. Dimana Dhini sudah berusia 24 tahun dan Fardhan masih 19 tahun.
Dhini maupun Fardhan blak-blakan buka kartu, apa yang menjadikan mereka akhirnya memutuskan untuk berpisah.
”Biasa aja, pas putus pun komitmenya standart aja. Putus baik-baik aja. Awalnya juga kan baik2,” ujar Fardhan singkat.
Pria plontos bernama lengkap Muhammad Fardhan ini menambahkan bahwa awalnya memang ia yang mengambil keputusan untuk berpisah. Namun ia tidak mau mengungkap apa sebenarnya yang telah terjadi diantara mereka berdua.
”Awalnya aku yang mengambil keptusan sendri, cuman pas aku bilang putus aku omongin lagi. Jadi intinya keptusan berasama, cuman yang mulai ini aku dulan,” imbuh Fardhan, menegaskan. Iapun menambahkan tak punya sakit hati dengan Dhini dan ikhlas dengan keputusannya itu, demi kebahagiaan gadis yang ia pujanya itu.
Dan ketika disinggung sikap Dhini yang kaget dan sedih, bahkan menangis ketika diwawancarai sebuah infotainment, Fardhan pun memakluminya.
”Wajar ya, aku tahu dia sensitif. Tadinya memang aku dah tahu bakal kayak gini. Ya ga kaget dia memang orangnya sangat sensitif, dan cengeng,” ujarnya. Disinggung soal harapan balik, Fardhanpun tersenyum kecut.”AKu gak mau ngejilat ludah sendiri, jadi kayaknya nggak deh,” buru-buru Fardhan mengatakan dengan tegas.
Ditanya soal perasaannya saat ini terhadap Dhini, Fardhan tak menampik ia sebenarnya masih sayang dengan mantan kekasihnya itu.
”Ya masih, aku masih sayang sama dia, cuman kan aku memang sudah memikirkan keputusan itu gak cuman 1-2 hari. Aku mikirin sematang-matangnya, aku gak ngambil keputusan sendiri. Aku minta masukan dari sahabat-sahabat aku, orang-orang terdekat aku. Ini untuk kebaikan Dhini, kenapa nggak?” imbuhnya.
Ternyata keputusan Fardhan itu cukup mengagetkan Dhini Aminati. Bahkan ia mengaku tidak menyangka bila akhirnya Fardhan mengambil keputusan yang telak.
”Kaget dengan satu keputusan itu, dan aku gak nyangka dia mikirin orang disamping aku. Mungkin selama ini semua orang juga tahu gimana hubungan aku sama mamah aku. Ya dianya juga mikir, kamu harus berhubungan baik sama mamah, biar bagaimanapun dia orang tua kamu. Kamu juga ga boleh ngelawan dia,” ujar Dhini menirukan kata-kata Fardhan.
Menurut pengakuan Dhini, Ny. Nina Syahab, ibundanya memang tidak suka dengan jalinan kasihnya dengan Fardhan, sehingga membuat hubungannya dengan sang mama memburuk.
Dhinipun berharap agar kekasihnya itu bisa mendapatkan kekasih yang lebih baik, suatu saat nanti. ”Batas kesabaran dia sudah habis, dan dia lebih pantas dapat yang lebih baik. Lebih bijak, dapat acara yang lebih disetujuin sama kedua orang tuanya bukan salah satu dari orang tuanya,” ujarnya.
Soal ngasih tahu putus pada sang mamah, diakui oleh Dhini bila ibundanya itu justru tahu melalui infotainment. ”Aku gak ngasih tahu mamah ku, dia tahu sendiri, pas dia lagi nonton di infotaiment. Yah mungkin ibarat kasarnya aku ngomong ” Ada senyum kemenangan, cuman sini aku sakit,” ujar Dhini soal sang mamah dan kesedihannya. Dhinipun akhirnya menangis pada saat diwawancara. Semoga ini hanya cobaan Dhini, masih ada jalan yang lebih terang di depan sana.