
Artis cantik, Dian Sastrowardoyo setelah lulus S-1 ( Strata -1) dari jurusan Filsafat, Universitas Indonesia, beberapa waktu lalu, sempat mengutarakan niatnya untuk melanjutkan ke jenjang S-2 dan kemudian menjadi dosen. Rupanya niat Dian itu mendapat sambutan, ,malah,ia ditawari untuk magang menjadi pengajar di almamaternya itu. Namun tawaran tersebut tidak serta merta di sambarnya.
“Jujur aja jadi emang susah bagi waktunya karena aku memang sudah harus persiapan film gitu. jadi memang masih aku obrolin lagi dengan jurusan filsafat,” ungkap Dian.
Namun yang pasti mengenai tawaran tersebut, hingga saat ini Dian belum mengambil keputusan untuk menolak atau menerima tawaran dari kampusnya, untuk magang menjadi pengajar. Bukan tanpa sebab, jika ternyata ia masih kurang yakin terhadap kemampuannya dalam hal mengajar, “Yah, saya masih berpikir proses memutuskan harus pelan-pelan yah. Karena proses pendewasaannya juga belum tentu kok saya ngajar bagus, lebih bagus dari saya akting,” ungkap ‘icon’ salah satu sabun kecantikan ini.
Dian Sastrowardoyo sendiri resmi menyandang gelar Sarjana S-1, bidang Filsafat pekan lalu, setelah enam tahun kuliah. Dian lulus dengan IPK 3,19. Untuk menyelesaikan skripsinya ini, Dian terkesan ngotot, bahkan ia rela mengurangi aktivitasnya di dunia hiburan dan benar-benar serius untuk mengerjakan skripsi. Lalu apa makna Sarjana bagi artis yang main bagus dalam film “Pasir Berbisik” ini?
“Mungkin untuk lebih enak kedengarannya soalnya sertifikasi itu bukan bendanya aja. Kalau cuma ngomongin ijazah, misalnya ada orang yang punya ijazah tapi gak punya semangat yang positif. Ada juga Sarjana yang gak mau buka buku,” ungkap wanita yang hingga kini masih betah melajang itu.