
Namanya juga Tukul Arwana. Ada-ada saja kelakuan konyol yang mengundang tawa. Seperti hari ini, dia merayakan HUT RI ke-62 bersama warga lingkungan rumahnya. Bukannya dielu-elukan, Tukul malah diarak keliling dan disiram air.
"Saya senang dan terhibur karena acara ini digelar setahun sekali. Saya senang karena manusianya banyak banget. Dulu saya pernah ikut lomba 17 Agustusan, ikut pasang caping, makan kerupuk, karnaval, dan makan kelereng," ucap Tukul sambil tertawa, Jumat (17/8/2007).
Ditemui di kediamannya, Jalan Sawo RT 005/07 No 59, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Tukul terlihat sumringah. Dia mengaku, berpanas-panas ria ikut karnaval sejauh 3 km mengitari 19 RT di lingkungannya.
Tidak hanya itu, pria bernama asli Tukul Riyanto ini juga mengikuti lomba yang memukul kendi berisi air. Matanya ditutup dan harus memukul kendi yang digantung tepat di atas kepalanya. Jika peserta lain gagal memukul kendi, Tukul berputar tiga kali lalu, prak!!! Kendi tersebut pecah dan airnya membasahi tubuh pria asal Purwosari ini.
Lucunya, sebelum berhasil memukul kendi, Tukul sempat diledeki penonton. "Eya... Eya... Eya..." kata pendukungnya, mirip seruan penonton acara "Empat Mata".
"Saya senang bisa ikut 17 Agustusan. Saya bahagia tinggal di Cipete Utara karena ada ikonnya, yaitu saya," ucap Tukul bangga.