
Artis Luna Maya - duta "World Food Programme" (WFP) , bertempat di Kantor Menko Kesra, Jl Merdeka Jakarta, Selasa (10/7) - menerima donasi sebesar US$3 juta dari Cargill Asia Pasific Holding Pte LTD Singapura.
Dalam kesempatan tersebut Presdir Cargill - Paul Conway berkenan menyerahkan secara langsung donasi yang akan diperuntukan bagi kepentingan perbaikan kualitas kesehatan dan pendidikan anak-anak sekolah dasar di wilayah Bogor dan Madura dalam jangka waktu 3 tahun ke depan.
"Hari ini sangat penting bagi saya, paling tidak saya turut ambil bagian sejarah, ini merupakan sukses yang sangat besar dengan donasi tersebut kita berharap dapat memutus tali kemiskinan untuk membantu kesehatan dan sekolah anak-anak," ujar Luna berbinar.
"Dulu saya pernah menjadi anak kecil dan masa kecil saya sangat menyenangkan, tidak suram, dapat bermain bebas, dapat gizi yang luar biasa dan tidak kelaparan, lapar sangat tidak menyenangkan. Namun sekarang banyak orangtua yang menyuruh anak kecil untuk bekerja. Seharusnya mereka bisa tumbuh secara baik sebagai generasi penerus bangsa, dan kita semua harus bertanggungjawab dengan ini semua," sambungnya prihatin.
Menjadi Duta WFP bukanlah obsesi utama Luna. Baginya setiap manusia mempunyai peran dan tugas masing-masing di dunia untuk membantu sesama.
"Sama sekali tidak berat, malah menyenangkan, saya banyak bertemu dengan banyak orang, budaya dan kebiasaan yang berbeda," tandasnya.
Dengan aktivitas semacam ini bukan berarti Luna lengser dari panggung keartisan. Ia memilih untuk beristirahat sementara waktu.
"Ini lembaga dunia dan aku diberi kesempatan dan di sini sama sekali tidak ada yang namanya berapa saya harus dibayar, semuanya sebatas hanya membantu, kalau saya bilang tulus jadinya tidak akan tulus," pungkasnya.