
Proses mediasi kasus pemukulan yang dilakukan Tamara Geraldine terhadap pelawak Farly SM Saerang berjalan mulus. Setelah memakan waktu hampir lima jam, sejak pukul 13.00 hingga sekira 17.00 WIB, Tamara minta maaf kepada Farly.
"Saya meminta maaf sebesar-besarnya atas insiden yang terjadi di PRJ atas kelakar, lelucon, dan jokes yang saya buat tanpa ada niat apapun terhadap Farly," ujar Tamara Geraldine di Hot Road Café, Jalan Pangeran Antasari No 31, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2007),
Farly yang menjadi korban pemukulan Tamara hingga pingsan, mau menerima permohonan minta maaf.
"Kasus ini saya anggap selesai. Kita akhiri persoalan ini, baik pidana dan perdata, tidak ada pernyataan lagi karena setelah ini kita langsung ke Polsek Kemayoran mencabut laporan," tandasnya.