
Setelah diprotes orang Batak, film terbaru Mulan dan Ringgo, 'Maaf, Saya Menghamili Istri Anda', kembali menuai kontroversi. Kali ini karena dianggap merusak moral, poster film Mulan diinjak-injak.
Sekitar 10-an orang di Makasar berdemo menuntut agar jaringan bioskop 21 di Sulawesi Selatan tidak memutar film produksi SinemArt itu. Mereka menganggap judul film 'Maaf, Saya Menghamili Istri Anda' tidak sesuai dengan norma dan moral bangsa.
Pendemo yang mengatasnamakan diri mereka 'Warga Peduli Moral Sulsel' tersebut beraksi di depan Mall Ratu Indah, Makasar. Mereka berorasi dan menurunkan poster film yang dipajang di depan mall.
Setelah diturunkan, para pendemo menginjak-injak poster. Dalam orasinya, mereka mengancam akan menutup bioskop jika film karya Monty Tiwa itu tetap diputar
Usai berorasi, pendemo masuk ke dalam Mall Ratu Indah. Mereka hendak menemui manajer bioskop. Belum lagi sampai ke bioskop, sang manajer sudah menunjukkan batang hidungnya.
Manajer bioskop 21 Mall Ratu Indah Agus Riyadi menerima poster 'Maaf, Saya Menghamili Istri Anda' yang sudah dinjak-injak. Namun untuk memenuhi keinginan pendemo, Agus tak bisa melakukannya.
"Kami tergantung Badan Sensor Film, kalau Badan Sensor Film mengizinkan film ini untuk diputar ya kami putar. Mereka tidak boleh seenaknya melarang kami," kata Agus kepada wartawan di Mall Ratu Indah, Jl. Sam Ratulangi, Makasar, Selasa (26/6/2007).
Sebelumnya sejumlah orang Batak yang berasal dari marga Simamora memprotes film 'Maaf, Saya Menghamili Istri Anda'. Mereka meminta penggunaan nama Simamora dalam film tersebut dihilangkan karena dianggap bisa mencemarkan keluarga mereka.