
Maraknya artis kawin-cerai, membuat dokter gigi sekaligus artis, Lula Kamal, lebih menikmati peran sebagai single parent. Tapi, tetap saja dalam hati Lula sebenarnya mendambakan seorang suami.
"Saya senang bisa menghabiskan waktu bersama anak dan mengurus pekerjaan. Saya jadi tidak merasa terbebani. Hanya, kadang kalau ditanya kapan menikah lagi, saya sedih," ungkap Lula di Hotel Grand Mahakam, Lobby Gardenia, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2007).
Walau ingin menikah, wanita kelahiran 10 April 1970, ini tidak ingin gegabah mencari jodoh. Dia pun memilih tidak menargetkan kapan harus menikah lagi.
"Saya percaya jodoh di tangan Allah, jadi saya nggak punya target. Saya jalani saja kehidupan. Kalau memang sudah saatnya bertemu yang pas, ya saya jalani. Kalau sudah dapat yang pas pasti aku nikah," tegasnya.
Menurut Lula, kesendiriannya bukan karena trauma akibat gagal pada pernikahan pertama. Dia hanya berusaha untuk lebih berhati-hati karena tidak ingin kembali gagal.
"Aku nggak mau dicap tukang kawin-cerai, kawin-cerai," cetusnya.
Mengenai kriteria pria idaman, Lula tidak mengharuskan berasal dari profesi yang sama.
"Jika kebetulan satu profesi, saya bersyukur karena berarti bisa saling mengerti dan saling memahami. Yang terpenting bisa saling bertukar pikiran," pungkasnya.