Talenta seni yang dimiliki Albert Fakdawer boleh jadi diwarisinya dari sang ayah. Pasalnya, sang ayah, Mus Fakdawer, sempat bergabung dengan grup band Black Brother, pada tahun 70-an silam. Mus inilah yang mengenalkan musik sejak dini kepada tujuh buah hatinya. Makanya tak heran jika Albert sudah pintar menyanyi dan juga sudah bisa memainkan gitar dan piano saat ia belum duduk di bangku Sekolah Dasar.
Saat Akademi Fantasi Indosiar (AFI) booming tahun 2004 silam, Albert sempat mengungkapkan keinginannya untuk ikut ajang tersebut. Sang ayah menyuruhnya untuk bersabar menunggu selama 7 tahun. Pasalnya, kala itu anak ke-4 dari tujuh bersaudara ini masih berusia 10 tahun.
Namun, tak berselang lama, Indosiar juga menyelenggarakan AFI Junior. Cowok yang ingin menjadi ahli komputer ini lalu mendaftarkan diri dalam ajang tersebut. Albert yang masuk sebagai salah satu finalis, terpilih sebagai Juara II dalam ajang tersebut.
Tak disangka jika Ari Sihasale sempat melihat penampilan cowok yang senang menyanyi dan bermain sepakbola ini saat ia menyanyikan lagu ‘Sajojo’ di Indosiar. Suami Nia Zulkarnaen ini lantas menggandeng Albert untuk bermain dalam film garapannya, Denias, Senandung di Atas Awan, yang diangkat dari kisah nyata. Siswi SMP Negeri 2 Ciputat ini tak ragu menerima tawaran tersebut. Ia langsung merasa tertarik begitu melihat skenario film tersebut. Pasalnya, film tersebut bercerita tentang Papua, tanah asal leluhur Albert.
Filmografi :- Denias, Senandung di Atas Awan
Prestasi :- Juara II Akademi Fantasi In
- Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2006 (film Denias, Senandung di Atas Awan)
- Aktor Pendatang Baru Terbaik Indonesian Movie Awards 2007 (film Denias, Senandung di Atas Awan)