Bakat modeling Tiara Lestari sudah terlihat sejak kanak-kanak. Tiara kecil yang kala itu belum genap berusia 6 tahun, sudah senang berpose di depan kamera. Bahkan, ia kerap menangis karena ingin difoto bila melihat tukang foto keliling lewat depan rumahnya.
Tahun 2004, tepatnya 6 tahun sesudah Tiara terpilih menjadi salah satu finalis Cover Girl Aneka Yess!! 1998, Tiara bertolak ke Singapura. Di sana, ia bergabung dengan Singapore Team Models Agency. Di sana pula, ia dikenalkan dengan Adam Yurman, seorang fotografer asal Amerika Serikat. Tiara yang ingin mengembangkan karir model internasionalnya lalu menerima tawaran berpose di majalah khusus dewasa seperti majalah Penthouse Thailand serta Belanda.
Setahun kemudian, pemilik nama asli Ayu Lestari ini sempat membuat heboh Tanah Air, setelah ia berpose telanjang untuk sampul majalah Playboy edisi Agustus 2005. Kemunculannya dalam majalah tersebut membuat sang ibu kecewa. Untuk menebus rasa bersalah pada wanita yang melahirkannya itu, pemilik mata berwarna coklat ini lalu memutuskan untuk kembali ke Indonesia.
Demi sang ibu, wanita berdarah Solo ini rela meninggalkan karir internasionalnya. Ia memilih untuk melanjutkan karir modelingnya di Indonesia. Setibanya di Tanah Air, sulung dari empat bersaudara ini lalu menggelar pameran foto berjudul ‘Sensual to Elegance’ bulan April tahun lalu. Pameran foto yang memamerkan puluhan foto penyuka anggur merah ini menjadi tonggak metamorfosis bagi Tiara Lestari yang tidak akan mau lagi berpose telanjang.
Prestasi :- Finalis Cover Girl Aneka Yess!! 1998
- The Sexiest and The Sensual Woman versi Majalah Male Emporium 2005
Buku :- Tiara Lestari : Uncut Stories : Playboy, Ibunda & Kafilah