Sebelum menjadi bintang sinetron seperti sekarang, Tengku Firmansyah sempat mencicipi profesi sebagai seorang penyiar radio. Setahun lamanya ia menjalani profesi tersebut, sebelum akhirnya ia mencoba ikutan casting untuk menjadi presenter di SCTV. Ia lalu dipercaya untuk membawakan acara ‘Melodi Siang’. Hanya 5 bulan saja acara ini dibawakan oleh bungsu dari empat bersaudara ini. Ia lalu dirangkul oleh stasiun televisi Indosiar untuk membawakan acara ‘Ekspresi’ bareng Cindy Fatika, yang kelak menjadi istrinya.
Tak dinyana, suatu hari seseorang menawari bapak 3 anak ini untuk bermain sinetron. "Aku sama sekali nggak menyangka diajak main sinetron. Tapi setelah aku pikir-pikir, kenapa nggak mencobanya. Apalagi di saat itu aku sudah hampir satu setengah tahun membawakan acara ‘Ekspresi’. Jadi, perlu pengembangan lagi," tandas Firman yang akhirnya menerima tawaran tersebut. Firman, begitu ia disapa, mengaku sempat gugup saat syuting pertama sinetron ’Lupus Trio Detektif’. Maklumlah, saat itu ia sama sekali buta soal akting.
Saat ia tengah baru mulai merintis karirnya, Tengku Firmansyah mengambil keputusan yang cukup berani. Di usianya yang masih 22 tahun, ia menikahi Cindy Fatika Sari. Pernikahan mereka lakukan secara sembunyi-sembunyi dan baru terungkap beberapa tahun kemudian. Pernikahan yang hampir berusia 8 tahun ini telah membuahkan tiga orang anak : Tengku Syaira Anataya dan si kembar Tengku Omar Athalla dan Tengku Keanu Zimraan.
Saat ini, selain disibukkan dengan padatnya jadwal syuting, Tengku Firmansyah juga mempunyai kesibukan lain. Ia mencoba untuk berbisnis dengan membuka sebuah butik yang menjual pernak-pernik army. Pria kelahiran Bandung ini memang tergila-gila akan segala sesuatu berbau army. Jadi tak salah memang menekuni hobi yang menghasilkan uang!
Sinetronografi :- Takdir Ilahi
- Manusia Bersisik
- Cinta Hilang Cinta Kembali
- Lupus Trio Detektif
- Cinta Abadi
- Buah Hati Yang Terlarang
- Cerita Cinta
Penyiar :
Presenter :